Lewati ke isi

[ZC-04] LAN Zigbee Coordinator Gateway (Ethernet + USB Type-C)

LAN Zigbee Coordinator Gateway ZC-04

ZC-04 adalah Zigbee Coordinator berbasis CC2652P yang terhubung ke server otomasi (mis. Zigbee2MQTT atau ZHA) lewat jaringan Ethernet (LAN) — pola kerja mirip gateway LAN lainnya, dengan daya praktis lewat USB Type-C (bukan fokus utama PoE seperti ZC-03).

Cara instalasi LAN ZIGBEE GATEWAY ini serupa dengan LAN-POE ZIGBEE GATEWAY (ZC-03 LAN-PoE Gateway), dengan perbedaan perangkat ini menerima supply daya hanya melalui koneksi USB Type-C +5 Vdc.

Cocok untuk Home Assistant bila Anda ingin coordinator terpisah dari port USB server, misalnya:

  • Coordinator ditempatkan dekat antena / pusat bangunan sementara server berada di rack.
  • Beberapa instansi Zigbee2MQTT di satu mesin (VM / Docker / add-on) dengan coordinator terpisah per IP+port serial TCP.

Daya

  • USB Type-C sebagai sumber daya utama yang praktis.
  • Sambungan Ethernet (RJ45) untuk data ke aplikasi (Z2M/ZHA) melalui modul serial-over-TCP (konsep kerja setara ZC-03; rujuk konfigurasi serial.port: tcp://... di Zigbee2MQTT).

Perhatian — daya USB

Gunakan adapter/charger USB Type-C berkualitas baik. Untuk penggunaan jangka lama, hindari adapter murahan dan konektor USB yang longgar — kontak longgar dapat memicu reset atau gangguan radio.

Adapter murahan sering tanpa proteksi terhadap lonjakan listrik atau petir. Walaupun konsumsi arus CC2652P pada operasi normal jauh di bawah 500 mA (batas umum port USB 2.0), gateway ini juga memuat modul Ethernet; disarankan memakai sumber daya 5 V, minimal 2 A agar tegangan stabil saat pancaran RF penuh dan ada margin untuk proteksi.

Perhatian — antena eksternal

Gateway memakai antena eksternal pada konektor SMA. Pasang antena (biasanya disertakan dalam kemasan) sebelum memberi daya USB Type-C dan mengaktifkan Zigbee — kencangkan dengan tangan, jangan dipaksakan berlebih.

Jangan mengoperasikan TX Zigbee dengan port SMA kosong, terutama bila daya pancar tinggi (mis. +20 dBm di Zigbee2MQTT): jangkauan bisa gagal, modul menjadi panas, dan pemakaian lama berisiko merusak jalur RF/PA. Lepas atau ganti antena hanya saat daya sudah dicabut.

Penempatan: antena harus terbuka (idealnya tegak). Jangan menaruh antena di dalam kotak atau panel logam tertutup — logam memantul/menyerap gelombang 2,4 GHz sehingga jangkauan Zigbee jatuh drastis (lembar data modul RF-BM-2652P2: antena tidak boleh di dalam metal case; redaman kuat bila ada logam di dekat antena). Bila gateway harus di rak tertutup, pakai kabel perpanjangan antena (pigtail) berkualitas dan keluarkan antena ke luar.


Spesifikasi

Area Detail
Pembuat iothings.io [mda]
Module/IC utama yang digunakan CC2652P RF-STAR Zigbee Module; NT1 Serial to Ethernet Module (Ebyte Module)
Zigbee Processor SoC CC2652P; Processor 48 MHz ARM Cortex-M4F; Protocol Zigbee 3.x.0; Zigbee coordinator mode; Max TX Power +20 dBm
Ethernet Work mode: TCP Server; Ethernet port (RJ45); Serial port baud rate 1200-230400 bps (default 115200)
USB Serial Data Full speed USB device interface, compatible with USB V2.0; Baud rate 115200 bps
Power Supply USB Type-C supply +5 Vdc

Konfigurasi Zigbee2MQTT (ringkas)

Setelah IP dan port modul Ethernet diset (lihat panduan web UI modul, biasanya serupa ZC-03), di configuration.yaml Zigbee2MQTT isi misalnya:

serial:
  port: tcp://ALAMAT_IP:PORT
  adapter: zstack
mqtt:
  base_topic: z2m_lan_zc04   # unik per instansi

Sesuaikan ALAMAT_IP, PORT, dan base_topic agar tidak bentrok dengan coordinator atau instansi Z2M lain.


Flash firmware CC2652P

Prosedur BSL / flash pada intinya sama dengan dongle ZC-02 / gateway ZC-03 (tombol reset BSL coordinator, file firmware coordinator Z-Stack dari Koenkk/Z-Stack-firmware). Rincian pin/tombol mengikuti lembar data papan ZC-04 Anda.



Kembali ke halaman utama